Usai Diperiksa Polri, Ridwan Kamil Minta Maaf

Ridwan Kamil sampaikan klarifikasi usai diperiksa Bareskirm Polri tekait kerumunan di Bogor. | Humas Jawa Barat

BERITARADIO.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya selesai dimintai klarifikasi oleh Bareskrim Polri.

Klarifikasi tersebut terkait dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di Megamendung, Bogor.

Usai dimintai keterangan oleh Polri selama 7 jam, Ridwan Kamil mengatakan semua urusan dan dinamika di Jawa Barat merupakan tanggung jawabnya sebagai gubernur. 

"Jika ada peristiwa di Jabar yang kurang berkenan, saya memohon maaf atas kekurangan dan tentunya akan memperbaikinya," ujar Ridwan Kamil dalam siaran pers, Jumat 20 November 2020.

Baca Juga : Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota dan Kabupaten Bandung Kembali Alami Kenaikan

Pria yang akrab disapa Kang Emil mengklaim selama ini pihaknya telah konsisten dalam memberikan sanksi kepada pelanggar prokes.

Dia menjelaskan, sampai saat ini pihaknya telah mencatat sekitar 600 ribu pelanggaran prokes, baik yang dilakukan individu maupun lembaga.

Semua pelanggar tersebut dikenai sanksi sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Jabar Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan COVID-19 di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga : Update Covid-19 di Jawa Barat Hari Ini, 47.328 Kasus Terkonfirmasi

Kang Emil mengatakan pihaknya telah memberikan surat kepada Pemkab Bogor terkait kegiatan massa di Megamendung.

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network