Ijin Belajar Tatap Muka Bergantung pada Rekomendasi Pemda

Agus Sartono, Perwakilan Kemenko PMK sedang menyampaikan hasil evaluiasi kebijakan pembelajaran di masa pandemi | Tangkap layar Youtube

BERITARADIO.COM - Sudah lebih dari delapan bulan peserta didik pada setiap jenjang melakukan pembelajaran jarak jauh atau dari rumah akibat pandemi Covid-19.

Untuk mempertimbangkan kebutuhan belajar di masa pandemi, pemerintah menyusun keputusan bersama terkait penyelenggaraan pembelajaran semester genap 2020/2021.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementreian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koorninator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia.

Tak hanya jajaran kementerian saja yang memaparkan hasil pertimbangan, Kepala BNPB, Doni Monardo pun turut menyampaikan kebijakan pembelajaran di masa pandemi.

Hasil dari evaluasi implementasi kebijakan pembelajaran di masa pandemi disampaikan secara live streaming di kanal YouTube KEMENDIKBUD RI pada Jumat, 20 November 2020.

Anak-anak menilai pembelajaran dari rumah ini kurang efektif dan membuat mereka tidak nyaman.

Mereka lebih memilih untuk bertemu langsung dengan guru mereka juga merasa kurangnya sikap sosial yang seharusnya dikembangkan pada masa pertumbuhan seperti sekarang ini.

Agus Sartono selaku perwakilan dari Kemenko PMK yang berhalangan, pembelajaran jarak jauh ini memiliki tantangan tersendiri bagi setiap daerah.

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network