15 Organisasi Masyarakat Ajukan Uji Formil UU Cipta Kerja

Ilustrasi Draft Undang-Undang | istimewa

BERITARADIO.COM - Penetapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dilakukan secara terburu-buru.

Hal ini membuat sejumlah Organisasi Masyarakat akan mengajukan uji formil terkait itu.

Janses dan Tim Advokasi Gugat Omnibus Law mengajukan uji formil terhadap Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Gugatan itu berlangsung di Ruang Pendaftaran Gugatan Mahkamah Konstitusi RI, Jakarta pada Kamis, 19 November 2020.

Ada 15 Organisasi Masyarakat yang mengajukan uji formal, antara lain Serikat Petani Indonesia, Yayasan Bina Desa Sadajiwa, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu, Serikat Petani Kelapa Sawit, Sawit Watch, Indonesian Human Rights Committee for Social Justice.

Kemudian Indonesia for Global Justice, Indonesia for Global Justice, Serikat Nelayan Indonesia, Yayasan Daun Bendera Nusantara, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan, Jaringan Masyarakat Tani Indonesia, Aliansi Organis Indonesia, Perkumpulan Perempuan Nelayan Indonesia, dan Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air.

Di dalam Undang-Undang itu dimuat sejumlah pasal yang janggal dan tidak disosialisasikan terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait. Hal ini justru membuat resah para pekerja di Indonesia.

Dalam keterangan yang diterima, salah satu kuasa hukum penggugat, Janses E Sihaloho menyebut UU Cipta Kerja juga banyak melanggar syarat pembentukan suatu Undang-Undang.

Berita Lainnya

Konten Rekomendasi

loading...

Berita Radio Network